Puas?

Pertama, saya mau bilang, “Sembah sujud kami haturkan pada segala jenis tayangan sampah gak mutu yang bergentayangan saat ini!!”

*sebenernya menyesali keterisoliran saya beberapa minggu belakangan ini :roll: Ah, tapi gpp lah, selama masih ada inet, komik, dan buku, aman! :lol:

Kedua, saya mau ngomel cerita.

Kemarin sore, di atas angkot, saya nguping mendengar pembicaraan penumpang di sebelah saya. Awalnya mereka ngerumpiin membicarakan penumpang lain, mungkin temannya, yang baru saja turun.

P1 : Eh, sapa tuh? Senior ya?

P2 : Itu, anak ‘05. Tapi sebenernya dia anak ‘04. Cuma pas SMA dia ikut pertukaran pelajar ke Amrik.

P3 : Wauw! Hebat mah! Eh, tapi kok  masuk sini ya?

P2 : Eh, ada juga lho anak ‘06 yang seharusnya anak ‘08. Dia aksel 2 kali, SMP sama SMA.

P1&P3 : Wauw!

Saya : Wauw juga (tapi dalam hati :P )

P1 : Ih, sayang padahal ya. Kan bisa kuliah di luar. Masa’ disini? TI pula, Un*** pula’.

Cut!

Mereka ngelanjutin rumpiannya obrolannya, yang kurang lebih membahas berbagai hal yang makin lama makin tidak saya ngerti. Ya mana saya ngerti lah, wong mereka ngerumpiin temennya :lol:

Nah, sekarang waktunya saya komentar ;)

Bukaaaannnn, bukaaaaannnn…. saya bukan mau nyuruh mereka bangga sama kampus sendiri. Kebanggaan bukan hal yang bisa dipaksakan. Ia tumbuh dengan sendirinya sebagai wujud ikatan antara seseorang dan hal yang dibanggakan. Kalo rasa keterikatan itu tidak ada, gimana bisa bangga? Sama halnya dengan saya yang muak tidak peduli memiliki keterikatan dengan ajang politik kampus itu :roll:

Eh, kok malah ngelantur ya? Lanjut! :mrgreen:

Dari percakapan itu, yang sudah sering saya dengar dengan berbagai variasi, saya teringat komentar yang sempat saya lontarkan ketika saya terlibat percakapan sejenis dengan beberapa manusia sinting teman saya,

“Kita gak tau kan kondisi mereka sebenernya gimana. Bisa saja mereka gak mampu, atau malah gak mau mencoba hal yang kita anggap lebih baik untuk mereka, terlepas dari apa yang terjadi itu yang terbaik dari Tuhan untuk mereka lho ya,”

Gak mampu itu sudah jelas. Gak mau? Berhubungan dengan tingkat kepuasan orang yang beda-beda. Dan ini menggiring percakapan kami ke hal yang lebih absurd lagi, sampai tercapai kesimpulan yang semena-mena :lol:

Tapi, yang saya ingat itu bagian ketika ada yang bilang, “Jadi orang tak tau apa-apa itu membahagiakan. Karna ketidaktauannya itulah ia jadi puas dan bahagia.”

“Sama aja dengan analogi orang bego itu dapet C aja udah bahagia”, lanjut dia.

“Enak aja! Nyari C di Steril itu sampe jumpalitan, mau mati rasanya, monyong!”, kata saya.

Dia nyengir. Saya kalap (lebih karna laper sih sebenernya :mrgreen: ). Yang lain sudah bergeser obrolannya, apalagi kalo bukan soal artis :P

Dan percakapan pun berakhir, dengan kesimpulan semena-mena, bahwa temen saya monyong dan bukan artis! :lol: *ditabok*

Ah, tapi ya, kadang memang tak tau itu membahagiakan. Tak tau apa dia benci saya ato sebaliknya *curcoooolll*  :roll: . Tak tau apa itu anova dua arah, kurva RRSB, disolusi, tableting, dan segala hal yang menantang, menarik, sekaligus bikin pusing. Apa istilahnya? Nikmat membawa sengsara? :lol:

Tapi, gimana dong.. sudah terlanjur tau. Makanya gak pernah puas ya? Dan, oooohhhhhh… puas itu kan relatif, ya tho jeng? ;)

16 Tanggapan ke “Puas?”


  1. 1 takochan Mei 14, 2008 pukul 8:25 am

    Tapi saya puas sama mas nunu’ kok :oops:

  2. 2 achoey sang khilaf Mei 14, 2008 pukul 10:34 am

    puas puasin deh :)

  3. 3 hanggadamai Mei 14, 2008 pukul 11:20 am

    ooh ternyata monyong toh… :mrgreen:

  4. 4 Abeeayang™ Mei 14, 2008 pukul 12:25 pm

    puas…puas….?!

  5. 5 cK Mei 14, 2008 pukul 12:51 pm

    anda tidak puas? uang kembali…

  6. 6 dnial Mei 14, 2008 pukul 11:47 pm

    “Dan percakapan pun berakhir, dengan kesimpulan semena-mena, bahwa temen saya monyong dan bukan artis!”

    Yang bener:
    temen, saya monyong dan bukan artis!

    atau

    temen-saya monyong dan bukan artis!

    Kayaknya yang pertama deh… :D

    *kabur*

  7. 7 indra1082 Mei 15, 2008 pukul 4:23 am

    YES…………….
    Tim Thomas dan Uber sudah sampai babak semi final
    Tetap dukung sampai Menjadi Juara

  8. 8 itikkecil Mei 15, 2008 pukul 4:25 am

    mendingan tahu dan gagal daripada tidak tahu dan gagal juga…
    lhooo…..

  9. 9 BanNyu Mei 15, 2008 pukul 4:35 am

    @ Ck

    Mang tukang Pijit ?? ; )

  10. 10 BanNyu Mei 15, 2008 pukul 4:37 am

    Salam kenal ….

  11. 11 FaNZ Mei 15, 2008 pukul 6:02 am

    puass :D

  12. 12 avartara Mei 15, 2008 pukul 7:50 am

    Puas-puasin deh makenya,….(nah lho,..apaan tuh)

  13. 13 tc Mei 15, 2008 pukul 12:23 pm

    hehehe isi percakapannya koq ujung2nya jadi ngegosip yaaa.. :D

  14. 14 suandana Mei 16, 2008 pukul 9:37 am

    Manusia itu (apalagi yang lahir dan besar di Indonesia) itu banyak yang tidak pernah merasa puas lho…

  15. 15 clusternic Mei 17, 2008 pukul 5:47 pm

    puas tu nama hewan laut sodaranya lumba2 ya…???

  16. 16 takochan Mei 19, 2008 pukul 3:56 am

    @achoey sang khilaf
    heheh :mrgreen:

    @hanggadamai
    tepat! :lol:

    @Abeeayang™
    puas apanya? :P

    @cK
    halah! :lol:

    @dnial
    trimakasih atas koreksinya, tapi saya rasa maksudnya sudah cukup jelas :cool:
    *tendang2 master daniel* :twisted:

    @indra1082
    ah, sayangnya keduanya lepas..
    tapi.. sudah berjuang ya :)

    @itikkecil
    betooll :lol:

    @BanNyu
    salam kenal jg :)

    @FaNZ
    selamat! :D

    @avartara
    apa ya? :P

    @tc
    yahh.. kebiasaan sih :mrgreen:

    @suandana
    saya rasa itu memang bawaan alami manusia, lagipula puas itu relatif ya. Dan kadang ketidak puasan yang positif itu mendorong untuk maju (katanya sih :mrgreen: )

    @clusternic
    oh, bukan, puas itu hewan liar, tidak jinak= buas puas
    :lol:

Tinggalkan Balasan




Catatan Atas

Hai! Trimakasih karna sudah menyesatkan diri kesini. Eh, sebelum pulang, main dulu ke sini . Trus baru deh ke sebelahnya . Laen kali mampir lagi ya? Hati-hati lho di jalan! ^^

Tanggalan Ngerumpi

Mei 2008
S S R K J S M
« Apr   Jun »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Ruang Rumpian

Moodnya Si Tukang Rumpi

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Yang Dirumpiin

Tumpukan Rumpian

Pojok

Add to Technorati Favorites
website counter

Tempelan

Palanta - Komunitas Blogger Padang
Palanta - Ekspresikan Dirimu Melalui Blog

Jepretan

serius

santap

ota

obrol

makan

More Photos