Halaman Arsip 2

FOTW : Film Of The Week

Yup! Setelah jatuh miskin mengalami musibah dua minggu lalu, akhirnya saya bisa kembali menikmati rutinitas nonton-tengah minggu-alias-kapan-aja-saya-pengen :P

Oh bukaaaannn.. bukan karena kartu ATM-nya ketemu ato sudah jadi (masih harus nunggu 2 minggu lagi itu -__- ), tapi berhubung lagi sok sibuk aja kartu rentalnya lagi dipinjem temen (iya, emang gak penting bos! :P ).

Kalo jeng maria la bela e marimar christin tukang gosip itu lagi seneng-senengnya nonton Tokyo Love Story entah untuk keberapa kalinya, saya sih, seperti biasa, hanya nonton pilem-pilem yang tidak up to date tapi lagi pas moodnya mengena di hati ;)

Seperti biasa, kombinasinya kalo gak komedi-mellow-komedi yaaaa.. komedi-komedi-komedi :lol:

Eh, gak deng, yang kemarin keselip satu pilem, apa ya, horror?

Ok deh, bahas satu persatu. Mari, bos!

Bukan Kisah Patah Hati (Pamer : Episode 2)

Peringatan dan Perhatian : Hiperbola sangadh, tapi mengandung fakta di beberapa bagian :P

Alkisah pada masa tak lama berselang ini, seorang anak ibu-ayahnya mengalami derita hebat karena patah hati. Ia kehilangan pujaan hatinya yang raib entah kemana. Si anak ibu-ayahnya ini pun berusaha untuk tabah dan merelakan kehilangan ini karena katanya entah siapa segala sesuatu yang hilang ke dalam ketiadaan itu akan digantikan dengan yang lebih baik bila ia ikhlas (well, in some case it never been happened sih ya :| ).

Ia pun menjalani hari-harinya dengan sedikit gamang karena tak pernah terbiasa dengan ketiadaan pujaan hatinya. Ya. Ia bilang rela. Tapi ketika melihat orang lain bersama pujaan hatinya (umm.. belum tentu itu si pujaan hati sih, bisa aja cuma mirip), seketika ia hancur lagi.

Berkali-kali sudah ia jatuh, lalu berusaha bangkit. Belum sepenuhnya bangkit, tiba-tiba harus jatuh lebih dalam lagi. Menyedihkan memang, tapi itulah hidup, kawand!
Maka ia pun memutuskan untuk berdamai dengan derita itu. Ia berusaha untuk hidup berdampingan dengan si derita, mencoba untuk menempatkan si derita sebagai salah satu bagian keseharian hidupnya.

Konsekuensinya, ia pun dikenal sebagai penyendiri, padahal dulunya ia cukup akrab dengan teman-temannya. Oh well, tuduhan teman-temannya kalau ia terlalu sibuk dengan urusannya sendiri dan tidak mau berbagi pun cuma ditanggapi dengan sebaris senyum simpul.

Dalam hatinya ia berkata, ia tak mau berbagi si derita dengan orang lain, walau sahabatnya sendiri. Biarlah orang cuma pernah melihatnya tersenyum dan tertawa. Airmata yang diakibatkan si derita cuma miliknya seorang. Hak pribadinya. Kalau yang tersisa dari pujaan hatinya hanya si derita, biarlah ia nikmati derita itu.

*sompret! Ini cerita kok desperate amat sih*

Waktu berjalan, dan roda kehidupan terus berputar (oh yeah! :lol: ). Ada masanya hidup terasa begitu melelahkan. Ada pula masa ketika hidup terus memberi keajaiban bagi mereka yang tidak putus asa terhadap kelelahan itu. Dan ya, keajaiban ternyata masih sudi menyapa si anak ibu-ayahnya ini. Keajaiban itu bernama “pelipur lara dia yang telah hilang”.

Ya, si anak ibu-ayahnya itu menemukan apa yang dicarinya selama ini. Bukan, bukan pengganti pujaan hatinya, karna tidak ada satupun yang bisa menggantikan pujaannya. Pujaan hatinya takkan pernah tergantikan dan akan selalu menempati satu porsi sisi hatinya (set dah! :lol: ), karna ia beranggapan bila orang terlalu mudah mengganti apa yang dulu disayanginya dengan yang lain maka ia sebenarnya tidak pernah benar-benar menyayangi apa yang dulu ia kira ia sayangi (Amin! :lol: ).

Seperti layaknya kisah-kisah telenovela yang merupakan kegemaran si anak-ibu ayahnya ini, penulis patut memberikan akhir bahagia padanya, walau pun kisah ini tentu belum berakhir. Ini cuma awal satu cerita baru dari rangkaian cerita yang membangun hidup si anak ibu-ayahnya ini. Ada cerita sedih, biasa saja, dan ada pula cerita bahagia.

Ya, saat ini, di ujung kisah kita hari ini, si anak ibu-ayahnya sedang cukup berbahagia meniti hari dengan mereka yang terkasih. Bukan pengganti pujaan hati, tapi mereka yang terkasih.

Iya, mereka yang terkasih, karena si anak ibu-ayahnya ini menemukan sekaligus tiga lelaki pelipur lara! Tuhan memang baik pada hamba-Nya :mrgreen:
Dan, ooohhhhh.. si anak ibu-ayahnya ini masih cukup yakin akan mendapatkan pujaan hatinya kembali. Apa? Terlalu absurd ya karena katanya ia sudah hilang, dan yang hilang itu jarang kembali? Oh, itu optimisme namanya bung! Hidup harus optimis kan? ;)
.
.
.
.

Dan, siapa mereka yang telah memberi kebahagiaan itu? Ah, cuma Athos, Porthos, and Aramis kok ;)

Cerita Pagi Ini (Pagiiiiii, Juli!)

Huwah! Seminggu sudah ternyata saya hidup tanpa kartu ATM. Ummm.. sebenernya bukan masalah besar untuk sebagian orang sih, tapi kalo bagi saya.. wah.. ternyata gede juga pengaruhnya. Jadi lebih irit bo’! Kalo biasanya sering boros pake duid, seminggu ini, umm.. agak kurang lah. Ternyata kehilangan kartu ATM ada sisi positipnya juga ya, lebih disiplin terhadap budget mingguan :P

Gak enaknya, ya.. itu, jadi ribet. Mau narik nominal gede, takut nyimpen duid banyak (halah! padahal cuma seberapa juga :roll: ). Sebaliknya, masa’ mau tiap minggu ke bank, bosen! Antrinya lama, belum kalo sistem-nya error. Pas saya ngurus kartu minggu lalu gitu soalnya, lamaaaaaaaaaa urusannya. Untung petugas bank cabang PKM (kampus saya) ramah dan ceria, gak butek mukanya :mrgreen:

Hooo.. dah ketebak kan cerita saya minggu lalu itu? Sampe dimana waktu itu?
Oh ya, sampe di depan Gramed. Yaa.. trus?

Saya, Hemat dan Kangen Band (Selamat Pagi Lagi Lho, Juli!)

Iseng-iseng buka folder lama, eh nemu balesan-balesan lucu yang sempet saya catet pas dulu iseng kirim sms “Describe me in 3 words” ke temen-temen.

Rata-rata sih jawabnya: curly (dan sebangsanya), ijo, sinting (gila, aneh, dan kawan-kawan), sok jaim, towa, yaaa… bantal (entah apa maksud kelian :twisted: )

Well, ummm… gimana kalo pertanyaannya diganti dengan,

Describe yourself in 3 words

maka saya dengan lantang akan bilang,

Charlie White’s Lover!

Charlie who?

Selamat Pagi (Lagi), Juli!

Gak kreatip tah judulnya? B.O.D.O! :P
Hmm.. apa ini sekuel dari postingan gak pokus saya kemaren? Hmmm…

Selamat Pagi, Juli!

Halo semua! Gimana kabarnya hari ini? Okay?

Haaaa… gimana? Udah kayak MC keren gak? :P

Jadi gini, saya mau cerita, panjaaaaaanngggggg banget! Mau dengerin kagak?

Tapi sebelumnya saya mau kasih pengumuman dulu deh, dapet dari tempatnya bang helfi

Oke, jadi, yang sempet dateng yaaaaaa? Jangan tanya Suaso resto itu dimana sama saya. Gak ngerti. Ke Lubuk Idai aja nyasar :oops: Tapi yaaa, kalo cuma GOR Agus Salim sih, aman bos! :lol:

Lanjut, kita masuk topik berikutnya. Panjang bos! Siap-siap aja pegel bacanya dan jari tengah kram :P Anda sudah diingatkan lhoooo ;)

-_-

SKS = Sistem kebut Semalam ?

Salah besar itu bos!

Salah banget, nget, nget!

Yang bener itu.. apa coba?

Alles Gute zum Geburtstag, dear Sista!

Untukmu yang bertambah tuwa usia hari ini,

hanya ucapan selamat yang sempat kuberi

Tentu doa serta harapan terbaik turut mengiringi

langkahmu menapak masa depan nanti

Alles Gute zum Geburstag, dear Sista!

Selamat sudah lulus!

Semoga sukses spmb (atau apalah namanya itu :P ) nanti!

Smoga langgeng sama Dimas (lhoooo? :lol: )!

Rukun-rukun ya sama si bandel ituh.

Daaannn.. jangan ikut-ikutan kuliah disini! Awas lo :twisted: takut untuk melayangkan mimpi setinggi bintang. Perkara sulit mencapainya, itulah namanya perjuangan. Kalau ada orang yang tidak percaya kemampuanmu, percaya saja pada diri sendiri dan pada Allah, karna Dia menciptakanmu bukan untuk disia-siakan, karna kamu diciptakan sebagai bagian penting dari jagad raya ini. Trust me, dear ;)

Egileee.. 18 tahun? Tuwa ya lu bo’?! :lol: Baek-baek sajalah, banyak bersyukur karna punya kakak kayak mbak :P , banyak berdoa, dan sering-sering kenalin mbak sama temen-temen bimbelmu :lol: bantuin ibu ya ;)

Tahun lalu kadonya surat (plus apa ya? mbak lupa :mrgreen: ). Nah, tahun ini, sesuai yang adek minta, ini dia! jreng jreng jreng!

« Halaman SebelumnyaHalaman Berikutnya »


Catatan Atas

Hai! Trimakasih karna sudah menyesatkan diri kesini. Eh, sebelum pulang, main dulu ke sini . Trus baru deh ke sebelahnya . Laen kali mampir lagi ya? Hati-hati lho di jalan! ^^

Tanggalan Ngerumpi

Juli 2008
S S R K J S M
« Jun    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Ruang Rumpian

Moodnya Si Tukang Rumpi

My Unkymood Punkymood (Unkymoods)

Yang Dirumpiin

Tumpukan Rumpian

Pojok

Add to Technorati Favorites
website counter

Tempelan

Palanta - Komunitas Blogger Padang
Palanta - Ekspresikan Dirimu Melalui Blog

Jepretan

serius

santap

ota

obrol

makan

More Photos